Rabu, 24 April 2019

artikel game online mobile legends

1Apa itu Mobile Legends?

Apa itu Mobile Legends via mobilelegends.com
  • Mobile Legends adalah game yang dikembangkan dan dirilis oleh Moontoon developer
  • Game ini dapat dimainkan di platform mobile Android dan iOS. Game MOBA satu ini sukses mencuri perhatian para gamer di Indonesia sejak tahun 2016.
  • Permainan ini dimainkan sebanyak 10 orang yang terbagi menjadi 2 tim.
  • Permainan dimulai dengan setiap pemain memilih 1 hero dari daftar hero yang bisa diakses oleh pemain. Hero yang tersedia adalah hero yang telah dibeli dan hero yang sedang ‘dipinjamkan’ secara gratis kepada pemain oleh sistem. Dengan kata lain, tidak semua hero dapat langsung dimainkan.
  • Lama permainan berkisar sekitar 15 menit untuk 1 ronde.

2Apa Tujuan Permainan?

  • Tujuan utama permainan adalah untuk menghancurkan base lawan.
  • Terdapat 3 lane utama dalam map, yaitu middletop, dan bottom lane.
  • Masing-masing lane dijaga oleh Turret yang akan menyerang unit musuh secara otomatis.
  • Setiap lane juga memiliki bangunan ‘barrack’ yang jika dihancurkan akan membuat creep/minion lawan menjadi semakin kuat.
  • Apabila semua ‘barrack‘ hancur, maka tim lawan akan memiliki super minion yang jauh lebih kuat dibanding minion biasa.
  • Di luar jalur lane setiap tim, juga terdapat jungle yang berisi jungle creep yang akan memberikan buff pada unit yang mengalahkan creep tersebut.
  • Permainan berakhir ketika base salah satu tim hancur.

3Apa itu Hero?

  • Hero adalah karakter unik yang hanya dapat dimainkan oleh 1 player pada setiap ronde permainan.
  • Hero dapat dibeli dengan melakukan Top Up diamond, atau dengan menggunakan ticket dan Battle Point.
  • Setiap hero memiliki 4 skill, dengan 1 passive skill dan 3 active skill.
  • Berdasarkan jarak serangnya, hero terbagi menjadi 2 tipe, yaitu melee dan rangedHero melee memiliki jangkauan serang yang pendek dibandingkan dengan hero ranged.
  • Dari karakteristiknya, hero dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu:
    • Marksman – Tipe hero ini memiliki daya serang yang kuat sehingga memiliki peran sebagai penyerang utama dalam permainan.
    • Tank – Tipe hero ini memiliki base HP dan Armor yang besar sehingga dapat menerima damage yang besar dari lawan untuk melindungi tim.
    • Mage – Tipe hero ini memiliki skill dengan damage yang besar sehingga dapat melakukan quick kill kepada hero lawan.
    • Support – Tipe hero ini memiliki skill yang berguna untuk menjaga tim serta membantu tim ketika sedang bertempur.
    • Assassin – Tipe hero ini umumnya memiliki skill yang dapat membunuh serta melakukan lock kepada lawan.
Nah, itu dia sekilas tentang hal-hal dasar yang akan kamu jumpai langsung di permainan Mobile Legends. Pada bagian berikutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang pengetahuan ‘tambahan’ supaya bisa lebih menikmati bermain Mobile Legends. Ga asyik dong kalau mainnya gitu-gitu aja.

4Apa itu Role?

Mobile Legends adalah salah satu jenis permainan yang mengandalkan kekompakan tim. Oleh sebab itu, komposisi tim dengan peran yang tepat merupakan hal yang sangat penting untuk memenangkan permainan.
Role adalah pembagian tugas dalam permainan. umumnya role dibuat agar sinergi dan kekompakan tim tetap terjaga. Jenis-jenis tersebut adalah:
  1. Carry – Role yang bertugas sebagai pemberi damage utama ketika war. Umumnya merupakan hero tipe MarksmanRole carry membutuhkan intensitas farm dan levelyang tinggi untuk mencapai potensinya. Contoh hero marksman adalah Miya, Layla, dan Clint.
  2. Tank – Role yang bertugas sebagai penerima damage ketika warTank juga harus berada di barisan paling depan guna melindungi teman setimnya. Tank memiliki base HP dan Armor yang tinggi yang membuat mereka susah dikalahkan. Contoh hero tank  adalah Balmond, Tigreal, dan Franco.
  3. Support – Role yang bertugas membantu hero carry mendapatkan farm ataupun melakukan gank pada tim lawan. Role ini tidak terlalu membutuhkan farm dan level. Contoh hero support adalah Rafaela dan Nana.

5Mobile Legends Mechanics

Setelah membaca bagian di atas, kamu sudah dapat gambaran umum tentang apa itu Mobile Legends, tapi tentu saja informasi di atas masih kurang jika kamu ingin betul-betul tahu bagaimana cara bermain Mobile Legends. Jadi di sini Esportsnesia akan memberitahu tentang ‘Mobile Legends Mechanics‘, yaitu apa saja detil-detil lain yang ada di dalam permainan.
  • Minion – unit yang bergerak sendiri tanpa dikontrol pemain. Terdapat 3 jenis minion, yaitu MeleeRanged, dan Siege.
  • Jungle creep – adalah unit yang berada pada kawasan jungle di peta. Mulai respawnpada detik ke-30, unit ini akan memberikan buff kepada unit yang mengalahkannya sehingga lebih creep ini lebih diutamakan untuk farm dibandingkan farm minion.
  • Turtle – adalah unit yang respawn di permainan setelah permainan berlangsung selama 2 menit. Jika dikalahkan akan memberi XP dan gold kepada seluruh anggota tim.
  • Lord – adalah unit terkuat di permainan. Apabila dikalahkan, maka tim yang mengalahkannya dapat memanggil Lord untuk melakukan push kepada team lawan.
  • Item adalah suatu variabel yang dapat memberikan kekuatan tambahan beserta efek khusus bagi hero yang memakainya. 
  • Item dibeli menggunakan gold yang diperoleh dari farm minion, jungle creep serta mengalahkan hero dan turret lawan. Beberapa item memiliki efek skill pasif.
  • Emblem adalah suatu variabel yang dapat ditingkatkan untuk menambah efek tertentu. Emblem terbagi menjadi PhysicalMagicalMarksmanMageFighterJunglerTank, dan Support.
  • Medal adalah tanda dari tingkatan skill suatu pemain. Jika disortir dari tingkatan paling rendah ke tinggi, medal terdiri dari tingkat Warrior, Elite, Master, Grandmaster, Epic, Legend, dan Mythic. Semakin tinggi medal seorang pemain, maka permainan akan menjadi semakin sulit dimenangkan sebab pemain saling bermain dengan pemain yang lebih hebat.

6Mode Permainan

  • Mobile Legends memiliki beberapa mode permainan, antara lain:
    • Classic – mode umum dimana pemain bermain melawan pemain lain tanpa pengkategorisasian tingkat kemampuan pemain.
    • Ranked – mode yang dimainkan berdasarkan tingkatan medal pemain. Pemain akan bermain dengan pemain yang memiliki level medal yang sama. Jika kalah maka pemain akan kehilangan bintang medal, sedangkan jika menang akan memperoleh medal tambahan.
    • Brawl – mode ini lebih memfokuskan untuk pertarungan intens antar tim. Pemain dari kedua tim akan berjumpa langsung di sebuah lane.
      sumber : 
      https://esportsnesia.com/game/mobile-legends/apa-itu-mobile-legends/

Rabu, 03 April 2019

reog obyog ponorogo

Siapa tak kenal reog? Pertunjukan seni tari yang berasal dari Ponorogo ini sepertinya sudah dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Pertunjukan reog memang selalu menyita perhatian orang-orang karena tariannya yang amat lincah, ditambah lagi dengan penampilan Warok atau topeng reog yang besar itu, yang menjadi ikon dari penampilan reog.
Bicara soal reog, kita pasti terngiang dengan reog tradisional atau yang biasa disebut reog festivalan. Hal ini dikarenakan reog festivalan atau reog kawak biasanya digelar setahun sekali menjelang bulan suro, hari besar nasional, acara bersih desa, kemerdekaan RI, hari jadi kabupaten Ponorogo, penyambutan tamu-tamu negara dan kegiatan sosial masyarakat lainnya.
Keterbatasan frekuensi pertunjukan, membuat para seniman reog merasa dibatasi dalam berkarya. Sehingga para seniman membuat inovasi, dan lahirlah Reog Obyog atau Obyogan pada kisaran tahun 1984 atau 1985 di Ponorogo yang diprakarsai oleh tokoh seniman Reog yaitu bapak Upal. Inovasi tersebut berkembang dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat setempat khususnya pedesaan di Ponorogo sebagai alternatif hiburan warga. Meski telah berkembang di lingkungan masyarakat Ponorogo, masih ada masyarakat desa dan kota lain yang belum mengenal kesenian ini.
Perbedaan Reog Festival dengan Reog Obyog
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Pentas Reog Obyog. Penari barongan beratraksi di depan penonton saat pentas Reog Obyog di Ponorogo, Jawa Timur (© Siswowidodo antaranews.com)
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Reog Tradisional (© pinterest.com)
Perbedaaan utama Reog Obyog dengan Reog Tradisional, selain terletak pada frekuensi pagelarannya, adalah dari perubahan formasi pemainnya, tempat pertunjukan, dan iringan musik.
Formasi Pemain Reog Obyog
Jika pada Reog tradisional terdiri dari formasi pemain yang lengkap (Jathil, Bujang Ganong, Warok, Dadak Merak, dan Klono Sewandono), lain halnya dengan Reog Obyog. Pada Reog Obyog, formasinya hanya terdiri dari jathil, dadak merak, dan bujang ganong. Dengan formasi yang lebih sederhana ini, diharapkan para seniman reog bisa lebih banyak mendapat tanggapan pentas dari orang yang punya hajatan, pernikahan, syukuran, dan acara lainnya. Selain itu, para seniman juga berharap bahwa dengan formasi yang demikian sederhana, bisa menjadi daya tarik bagi anak muda yang ingin belajar kesenian reog.
Jathil
Para penari jathil pada reog tradisional, biasanya dimainkan oleh kaum pria dengan memainkan adegan loncat-loncat dengan kuda kepang, perang-perangan, sampai aksi heroik, namun beda halnya dengan reog obyog. Biasanya penari jathil dimainkan oleh para gadis dengan gerakan lemah gemulai tanpa membawa kuda kepang dan mereka akan menari sesuai dengan musik yang dimainkan. Misalnya, musik jaipongan, mereka akan memainkan gerak tari jaipong. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari reog obyog.
Bujang Ganong
Peran bujang ganong dalam Reog Obyog, biasanya dimainkan oleh anak-anak dan tidak selalu ada dalam setiap pagelaran. Peran Bujang Ganong pada pementasan reog tradisional ialah seorang patih dari prabu Klono Sewandono yang dipercaya untuk melamar Dewi Songgolangit ke Kediri. Adapula, yang menceritakan bahwa perannya sebagai kritikus bagi raja Bre Kertabumi saat memimpin kerajaan Majapahit. Namun, pada reog obyog, peran Bujang Ganong ini menampilkan sosok yang jenaka, serta lebih banyak menampilkan tarian khas Bujangganong yang menghibur penonton khusunya anak-anak.
Dadak Merak
Dadak merak atau barongan merupakan ikon utama reog. Sehingga, menurut para seniman reog, peran dadak merak harus tetap dipentaskan dalam reog obyog. Jika selama ini kita tahu, bahwa dadak merak adalah sebuah simbol yang berisi kritikan bagi raja Bre Kertabumi yang gaya kepemimpinannya didikte oleh permaisurinya, serta versi lain menyebutkan bahwa barongan merupakan dua binatang yang satu tubuh (harimau dan burung merak) sebagai persyaratan Dewi Songgolangit untuk menerima lamaran dari Prabu Klono Sewandono. Namun, pada reog obyog peran Dadak Merak adalah sebagai simbol kekuatan. Hal ini mengingat para pembarong yang memainkan bagian ini, memerlukan latihan rutin agar dapat memainkan dadak merak dengan cara menggigit.
Tempat Pementasan
Jika reog tradisional dalam pementasannya berada di atas panggung, namun tidak bagi reog obyog. Dalam pementasannya, reog obyog justru dilakukan di jalan. Misalnya saja, dalam acara hajatan oleh salah seorang warga desa mengundang reog obyog. Maka, dalam hal ini para seniman reog menyiapkan diri di salah satu rumah warga yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari rumah warga yang mengadakan hajatan. Setelah tampil pada acara pembukaan tersebut, rombongan berjalan menuju ke rumah warga yang menggelar hajatan sambil memainkan beragam tarian yang diiringi tabuhan gamelan reog. Dan sesekali berhenti di lokasi-lokasi strategis seperti perempatan jalan, atau lapangan desa. Saat pementasannya, yang tidak kalah meriah adalah sorak sorai dari penonton baik yang melihat sampai yang mengikuti. Bahkan beberapa orang penonton rela menggantikan pemain barongan yang mengenakan dadak merak seberat 50 kg itu.
Musik Pengiring
Musik pengiring dalam pementasan reog ini lebih bebas. Banyak mengadopsi lagu daerah bahkan dalam prakteknya, juga dicampur dengan musik dangdut dan alunan alat musik tradisional khas reog. Dari iringan musik ini pula, banyak orang yang menganggap asal mulanya nama Reog Obyog. Istilah Obyog berasal dari kata “byok-byok” sebuah istilah khas Ponorogo yang diucapkan berulang kali, sehingga menimbulkan arti kacau, “pecah”, atau meriah seperti yang terjadi pada Reog Obyog.

sosial budaya

indonesiaku
Pengertian sosial budaya
Sosial budaya terdiri dari dua kata yaitu sosial dan budaya. Sosial berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat sekitar.  Sedangkan budaya berasal dari kata bodhya yang artinya pikiran dan akal budi. Budaya juga diartikan sebagai segala hal yang dibuat manusia berdasarkan pikiran dan akal budinya yang mengandung cinta dan rasa.  Jadi kesimpulannya adalah sosial budaya merupakan segala hal yang di ciptakan manusia dengan pikiran dan budinya dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengertian sosial budaya menurut para ahli
  • Andreas Eppink: sosial budaya atau kebudayaan adalah segala sesuatu atau tata nilai yang berlaku dalam sebuah masyarakat yang menjadi ciri khas dari masyarakat tersebut.
  • Burnett : kebudayaan adalah keseluruhan berupa kesenian, adat istiadat, moral, hukum, pengetahuan, kepercayaan dan kemampuan olah pikir dalam bentuk lain yang didapatkan seseorang sebagai anggota masyarakat dan keseluruhan bersifat kompleks.
Sosial budaya dapat memberikan dampak- dampak tersendiri bagi bagi masyarakat sekitar. Dampak ini dapat berupa positif dan negatif. Dampak positifnya bisa berupa:
  1. Sebagai pedoman dalam hubungan antara manusia dengan komunitas atau kelompoknya.
  2. Sebagai simbol pembeda antara manusia dengan binatang.
  3. Sebagai petunjuk atau tata cara tentang bagaimana manusia harus berperilaku dalam kehidupan sosialnya.
  4. Sebagai modal dan dasar dalam pembangunan kehidupan manusia.
  5. Sebagai suatu ciri khas setiap kelompok manusia.
Sementara dampak negatifnya adalah:
  1. Menimbulkan kerusakan lingkungan dan kelangsungan ekosistem alam.
  2. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang kemudian menjadi penyebab munculnya penyakit-penyakit sosial, termasuknya tingginya tingkat kriminalitas.
  3. Mengurangi bahkan dapat menghilangkan ikatan batin dan moral yang biasanya dekat dalam hubungan sosial antar masyarakat.
Jadi, terciptanya sebuah kebudayaan atau sosial budaya di masyarakat dikarenakan oleh interaksi antar manusia dengan alam sekitarnya. Sehingga kita seharusnya menjaga dan melestarikan kebudayaan yang sudah lama kita pertahankan.
  • Contoh rumah adat provinsi Aceh :
  • Contoh rumah adat provinsi Sumatera Barat :
  • Contoh rumah adat provinsi Kalimantan Barat :
Pengertian Perubahan Sosial Budaya menurut para ahli :
  • Max Weber
Pengertian perubahan sosial budaya menurut pendapat Max Weber bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya (ditulis dalam bukuSociological Writings)
  • Kingsley Davis
Kingsley Davis mengemukakan pendapat mengenai perubahan Budaya, dimana  perubahan yang mencakup segenap cara berpikir dan bertingkah laku, yang timbul karena adanya interaksi yang bersifat komunikatif.
  • W.Kornblum 
Belia berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama.
  • Selo Soemardjan
Selo Soemardjan mengemukakan pendapat mengenai perubahan sosial : adalah semua perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat,di mana perubahan tersebut memengaruhi sistem sosialnya. Perubahan sosial yang dimaksud mencakup nilai-nilai dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
  • J.L Gillin dan J.P Gillin 
Ada pendapat terkenal mengenai Perubahan Sosial yang dikemukakan oleh J.L dan J.P Gillin, dimana mereka menyebutkan bahwa perubahan sosial adalah variasi dari mode atau cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, dalam kebudayaan materil, komposisi penduduk atau ideologi, maupun disebabkan oleh difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kelompok

pendidikan karakter

Karakter merupakan ciri khas individu yang ditunjukkan melalui cara bersikap, berperilaku, dan bertindak untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Anak memiliki karakter baik akan menjadi orang dewasa yang mampu membuat keputusan dengan baik dan tepat serta siap mempertanggungawabkan setiap keputusan diambil. Sudah seharusnya sekolah sebagai institusi pendidikan turut menanamkan karakter baik pada tiap individu anak. Menurut Sahabat Keluarga Kemendikbud, setidaknya ada 5 karakter perlu ditanamkan pada anak di lingkungan sekolah.
 1. Karakter religius
Hasil gambar untuk pendidikan karakter religius Menanamkan karakter religius adalah langkah awal menumbuhkan sifat, sikap, dan perilaku keberagamaan pada masa perkembangan berikutnya. Masa kanak-kanak adalah masa terbaik menanamkan nilai-nilai religius.  Upaya penanaman nilai religius ini harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan. Harus diingat, kesadaran beragama anak masih berada pada tahap meniru. Untuk itu, pengondisian lingkungan sekolah yang mendukung proses penanaman nilai religius harus dirancang semenarik mungkin. Pada tahapan ini, peran guru menjadi sangat penting sebagai teladan memberi contoh baik bagi para siswa. Peran guru bukan hanya sekedar menjadi pengingat akan tetapi juga sebagai contoh bersama melaksanakan kegiatan bersifat religious dengan para siswa. 
2. Cinta kebersihan dan lingkungan
Hasil gambar untuk pendidikan karakter cinta lingkungan
 Penanaman rasa cinta kebersihan ditunjukkan pada 2 hal, yaitu menjaga kebersihan diri sendiri dan kebersihan lingkungan. Kebersihan terhadap diri sendiri dimaksud agar membentuk pribadi sehat dan jiwa kuat. "Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat". Apabila anak dalam kondisi sehat dan jiwa yang kuat maka anak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik. Baca juga: Mendikbud Sebut Tindakan Joni Tunjukkan Keberhasilan Pendidikan Karakter Sedangkan, penanaman rasa cinta kebersihan terhadap lingkungan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan sekolah mulai dari jalan, halaman, hingga kelas terbebas dari debu dan sampah. Pembuatan jadwal piket di tiap kelas, agenda bersih-bersih bersama seminggu sekali, ataupun lomba kebersihan lingkungan sekolah adalah contoh lain dapat diterapkan di lingkungan sekolah sebagai upaya menanamkan rasa cinta kebersihan terhadap lingkungan. 
3. Sikap jujur
Hasil gambar untuk pendidikan karakter sikap jujur Sikap jujur memberikan dampak positif teradap berbagai sisi kehidupan, baik di masa sekarang ataupun akan datang. Kejujuran merupakan investasi sangat berharga dan modal dasar bagi terciptanya komunikasi efektif dan hubungan yang sehat. Anak sebagai pribadi jujur dan peka terhadap berbagai rangsangan berasal dari lingkungan luar dapat memiliki hubungan yang harmonis dan komunikasi baik terhadap orang lain. Dari hubungan seperti ini akan tercipta rasa saling percaya di antara keduanya. Pada masa sekolah inilah merupakan saat ideal guru menanamkan nilai kejujuran pada siswa.
 4. Sikap peduli
Hasil gambar untuk pendidikan karakter sikap peduli
 Peduli merupakan sikap dan tindakan selalu ingin memberi bantuan kepada orang lain dan yang membutuhkan. Kepedulian anak dapat ditanamkan di sekolah melalui berbagai cara. Misal saat ada teman kelas sakit maka bisa menjenguk atau bisa juga mengumpulkan uang dari teman-teman satu kelas kemudian dibelikan sesuatu sebagai bawaan saat menjenguk sebagai wujud kepedulian. Dengan adanya sikap peduli yang melekat dalam diri anak sejak dini maka akan disenangi oleh banyak teman. Dan saat si anak tiba-tiba sedang dalam keadaan sulit pasti akan ada yang mau mengulurkan tangan dan segera membantunya. 
5. Rasa cinta tanah air
Hasil gambar untuk pendidikan karakter rasa cinta tanah air  Cinta tanah air atau nasionalis adalah cara berpikir, bertindak, dan berwawasan menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Karakter nasionalis dapat ditanamkan melalui beberapa hal, diantaranya melalui upacara bendera. Dengan ditanamkannya sikap nasionalis ini, saat dewasa terjadi ancaman terhadap negara ia akan menjadi orang yang rela berkorban dan berani memosisikan diri di barisan paling depan demi menjaga dan menyelamatkan negara tercinta. Melalui penanaman kelima karakter di lingkungan sekolah ini, harapannya anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kecerdasan intelektual dan cara bersikap yang prima. Menjadi pribadi memiliki ilmu dan pengetahuan tinggi saja tentu tidak cukup, anak juga harus dibekali dengan sikap atau karakter baik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Karakter Ini Perlu Ditanamkan Sejak Dini di Sekolah", https://edukasi.kompas.com/read/2018/09/07/23340011/5-karakter-ini-perlu-ditanamkan-sejak-dini-di-sekolah
Penulis : Yohanes Enggar Harususilo
Editor : Yohanes Enggar Harususilo

artikel game online mobile legends

1 Apa itu Mobile Legends? Apa itu Mobile Legends via mobilelegends.com Mobile Legends adalah  game  yang dikembangkan dan dirilis ol...